Google Glass Bantu Remaja Buta Ini Bisa Melihat Lagi

Jika sebelumnya Google Glass telah digunakan untuk membantu orang melawan gangguan pendengaran, tapi bagaimana kebutaan? Di Michigan, seorang remaja bernama Ben Yonnatan didiagnosis terkena distrofi retina, yang dengan cepat menyebabkan dia kehilangan sebagian besar dari pengelihatannya. Dalam beberapa bulan, Yonnatan hanya memiliki sekitar lapangan 4 derajat pandang, seperti melihat melalui sedotan limun.
Dilansir dari 9to5google, sang ibu angkat Yonnatan, Erin Brown Conroy, melalui wawancara dengan WWMT-TV Newschannel 3 terkait penggunaan Google Glass untuk membantu pengelihatan Yonnatan ini mengutarakan kegundahannya. Dengan pengelihatannya yang sangat terbatas, masa depan Yonnatan sebagai penari berada di ujung tanduk.

Brown lalu berinisiatif untuk mencari perangkat pintar yang dapat membantu pengelihatan anak angkatnya. Dimulai dengan penggunaan smartphone untuk membantu anaknya melihat. Brown kemudian pindah ke menggunakan iPad dan akhirnya menggunakan Google Glass. Brown mengatakan bahwa Google Glass mudah digunakan, simple, dan dibekali dengan teknologi tinggi Google.
Dan terbukti, Yonnatan dapat sangat terbantu pengelihatannya dengan menggunakan Google Glass. "Pertama kali saya memakainya, saya dengan jelas bisa melihat tujuh orang! Saya melihatnya dan bisa melihat satu orang dengan satu mata." Ujar Yonnatan saat ditanya tentang rensponnya saat menggunakan Google Glass.

Penggunaan Google Glass telah memperluas bidang pengelihatan Yonnatan hampir 70%. Yonnatan kini dapat mengenali objek di sekelilingnya, melihat dengan lebih jelas, dan secara langsung mendapatkan informasi melalui audio dan gambar yang diperbesar.

(tabloidpulsa.co.id)

0 Response to "Google Glass Bantu Remaja Buta Ini Bisa Melihat Lagi"

Posting Komentar